Aku juga tidak pernah meminta perasaan seperti ini. Tidak pernah berdoa pada Tuhan agar perasaan ini tumbuh padaku. Dia datang begitu saja. Mengalir bersama keseharian kita. Tanpa sadar aku mulai berharap lebih pada kedekatan ini. Aku rindu melihat tawamu yang gurih. Aku rindu semua hal yang selalu kau bagi padaku. Bukankah selama ini kita sudah bersama sejak lama. Lalu, bila akhirnya perasaan itu tumbuh. Seharusnya itu adalah hal yang wajar saja. Namun, kenapa kau seolah menghindarinya?
Kalau kau benar-benar tidak berharap yang sama dengan apa yang aku rasa. Katakan sajalah. Ungkapkan apa yang kau rasakan. Jangan menjadikan perasaanku sebagai bahan gurauan. Kau harus tau. Aku akan belajar lagi menjadi orang yang kau jadikan tempat bercerita. Namun, mengertilah. Jangan menggantung apa yang aku rasakan. Jika tidak katakan tidak. Jika iya, jangan tertawa jika kau telah mengetahui apa yang aku rasa. Sungguh, aku hanya ingin kau tau. Cinta bisa jatuh kepada siapa saja, bahkan teman dekat. Dia yang tidak pernah kau duga akan kau cinta.
Kamis, 15 Desember 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
HALOOO, INI AKU YANG BARU!
Kurang lebih 2 tahun aku gak mampir ke sini, bahkan aku lupa kalau punya blog😀 Banyakkk hal yang udah aku lewati, dari suka maupun duka. Ha...
-
Kamu dibawa terbang, tapi hanya dibiarkan jatuh ketika ia sudah bosan. Ia suka bermain denganmu, tapi hanya pada saat-saat tertentu.
-
kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cinta kepadamu, karena takut kau berpaling dan memberi ...
-
"Lagi-lagi imajinasi menertawakanku karena selalu berhasil menemuimu. Sementara realita? Dalam realita kita berdua hanyalah dua orang y...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar