Aku tak pernah menyangka bahwa kata-kata bisa menyembuhkan sedikit luka. Sebelum mengenalmu, aku buntu. Aku tidak tau caranya menyembuhkan diriku sendiri. Aku tersesat. Aku selalu ingin mengakhiri namun tak juga kunjung mati. Namun, ketika aku mengenalmu ada sesuatu yang ku temukan.
Kata-kata. Aku menemukan kata-kata penyembuh lara dan luka. Sejenak, aku tidak lagi merasakan sepi juga duka. Aku belajar darimu bahwa luka juga harus dibagikan. Harus diceritakan agar kelak bisa disembuhkan. Aku hampir sembuh.
Tapi sayang, selain mengetahui fakta bahwa kata-katamu hampir menyembuhkan seluruh lukaku–Aku kehilanganmu dalam diam. Kau menghilang dalam senyap. Tanpa kata-kata.
Dan sekarang, kata-katamu berubah menjadi duka dan bukan lagi penyembuh luka.
— Akan
Bahaya
Kata
Kata
Your Pluto.
Langganan:
Postingan (Atom)
HALOOO, INI AKU YANG BARU!
Kurang lebih 2 tahun aku gak mampir ke sini, bahkan aku lupa kalau punya blog😀 Banyakkk hal yang udah aku lewati, dari suka maupun duka. Ha...
-
Kamu dibawa terbang, tapi hanya dibiarkan jatuh ketika ia sudah bosan. Ia suka bermain denganmu, tapi hanya pada saat-saat tertentu.
-
kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cinta kepadamu, karena takut kau berpaling dan memberi ...
-
"Lagi-lagi imajinasi menertawakanku karena selalu berhasil menemuimu. Sementara realita? Dalam realita kita berdua hanyalah dua orang y...