Masih sama, perihal melepaskan.
Tak ada yang berubah, meski semakin hari kamu semakin jauh untuk saya genggam.
Sungguh, saya tidak memintamu untuk mencintai saya—seperti saya mencintai kamu.
Tetapi, saya mohon—tolong lihat sedikit kebelakang.
Masih ada yang menantimu disini,
Masih ada yang menunggumu sampai saat ini.
Saya mengerjar mu, sedangkan kamu mengerjarnya.
Saya rela jatuh berkali-kali, sedangkan kamu rela jatuh untuknya.
Sekarang, saya harus melakukan apa?
Haruskah saya diam, sambil memendam semua rasa?
Iya?
Sungguh—saya mohon,
Ini sakit
Saya benar-benar tersiksa.
Saya mengakui, bahwa saya sudah terbiasa terluka—tetapi saya mohon, jangan menambah luka lagi yang membuat saya semakin merasa hampa akan kekosongan.
Bertahan denganmu, yang sedang memperjuangkannya sama sakitnya dengan melepaskanmu bahagia bersama dirinya.
Saya tidak naif,
Tapi memang itu kenyataannya.
Saya sakit melihatmu bersamanya.
—9445,
Saya Masih Disini. | phospeneus
Minggu, 28 Mei 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
HALOOO, INI AKU YANG BARU!
Kurang lebih 2 tahun aku gak mampir ke sini, bahkan aku lupa kalau punya blog😀 Banyakkk hal yang udah aku lewati, dari suka maupun duka. Ha...
-
Kamu dibawa terbang, tapi hanya dibiarkan jatuh ketika ia sudah bosan. Ia suka bermain denganmu, tapi hanya pada saat-saat tertentu.
-
kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cinta kepadamu, karena takut kau berpaling dan memberi ...
-
"Lagi-lagi imajinasi menertawakanku karena selalu berhasil menemuimu. Sementara realita? Dalam realita kita berdua hanyalah dua orang y...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar